Untung rugi mendaftarkan kartu sim hape

shares


Beberapa waktu lalu pemerintah telah menerbitkan peraturan bahwa pemilik sim card seluler wajib mendaftarkan nomernya sesuai dengan identitas yang berlaku, sebab jika tidak di daftarkan nomer tersebut kan di blokir dan tidak dapat digunakan. Meskipun mendapat berbagai respon dari kalangan msyarakan namun pemerintah mempunyai alasan yang kuat kenapa nomer harus di registrasi sesui dengan idetitas yang berlaku. namun tujuan utama dengan peraturan pemerintah ini adalah sebagai upaya meminimalisir kejatahan dan tindak penipuan dengan menggunaka mediatraksaksi handphone. Tidak perlu penalaran cerdas untuk tau kenapa. Karena jika terjadi penipuan dengan menggunakan nomer telephone berrati memudahkan penegak hukum untuk melacak keberadaan dan identitas pelaku kejahatan trsebut.

Meskipun dengan kebijakan tersebut juga mempunyai titik untuk ruginya. Namun secara global tentu jumlah kerugian akan lebih besar jika di bandingkan dengan keuntungan yang di dapat dari kebijakan tersebut, Keuntungan tentu saja hanya : satu, kita akan mudah melacak identitas pemilik nomor jika kita menjadi korban kejahatan dengan transaksi telepon selular. yang kedua, kita akan di mudahkan dalam mencari kartu pengganti dengan nomer yang sama di gerai operator cellular karena identitas pemilik kertu dan nomor sudah jelas. Karena penggantian kartu dengan nomor yang sama juga tidak akan berjalan mulus jika kita tidak mampu menunjukan bukti kuat sebagai pemilik nomer tersebut. (baca cara mengurus kartu sim yang hilang) Sedangkan kerugian akan lebih jau lebih banyak pada pelanggan dan pelaku pasar di kelas bawah. Akan kita bahas mulai dari pelaku pasar kartu seluler.

  • Kerugian akan sangat di rasakan oleh pelaku pasar di kalangan bawah (pedagang kecil) pedagang kecil ini biasanya adalah konter penjual pulsa yang juga menyediakan kartu perdana. Sebagian pedagang hanya mengambil keuntungan kurang dari 1000 rupiah untuk tiap kartu. Tentu omset ini akan menurun drastis jika satu orang hanya bisa menggunakan maksimal 3 kartu. Penjual kartu perdana tidak akan mampu menjual kartu perdana lagi jika semua orang sudah menggunakan kartu dengan jumlah maksimal.

  • Masih pada kerugian pelapak kecil. Sebelum perturan ini terbit, penjual bisa bebas menjual berapa saja tanpa repot. Ada pembeli layani, terima uang kemudian kartu di berikan dan selesai. Tapi tidak untuk sekarang, saat ini untuk mendapatkan keuntungan 1000 rupiah para pedagang harus di repotkan dengan registrasi kartu perdana yang kembanyak para pemebelinya belum tau dan tidak tau cara meregistrasinya sendiri sehingga penjual harus sabar dan rela mendaftaranya tanpa mendapat tambahan biaya untuk pengaktifan.

  • Selanjudnya adalah kerugian untuk pelanggan, Atau pemakai kartu. kita tidak dapat memiliki banyak nomer lagi, berrati kita harus bertahan dengan satu nomer yang kita gunakan untuk telepon sms dan internet. Sebelumnya khusus untuk internet kita bisa menggunakan kartu kuota yang khusus untuk internet, dengan harga yang lebih murah jika di bandingkan kita harus menukan pulsa dengan kuota internet. Karena hanpir semua operator selular masih terbilang menerapkan harga yang lumayan mahal untuk pembelian paket dengan kuota.

Mungkin hanya itu saja untung rugi dari kebijakan registrasi kartu hape kita, jika masih ada kerugian dan keuntuga lainya silahkan kalian bagikan pengalaman kalia sebgai pengguna. Masukan kalian bisa kalian tuliskan pada kolom komentar.

Related Posts

0 comments:

Post a Comment