Masalah Menanti di Balik Godaan Xiaomi

shares




Masalah HP Xiaomi

Pertumbuhan handphone di tanah air seakan tidak pernah mengenal kata berhenti. Data menyebutkan bahwa dari lebih 250 juta warga negara Indonesia, handphone yang beredar sekitar 350 juta buah. Ini menunjukkan bahwa satu orang memiliki dua bahkan tiga HP sekaligus. Salah satu brand yang disukai konsumen adalah Xiaomi. Xiaomi merupakan produk asal Tiongkok yang sangat dikenal oleh konsumen Indonesia. Faktor utama adalah, xiaomi menawarkan spesifikasi yang cukup mumpuni dengan harga terjangkau. Namun, di balik keunggulannya, ada juga masalah HP Xiaomi yang dialami para user. Maklum, kualitas berbanding lurus dengan harga.
Memang tidak semua HP Xiaomi mengalami gangguan. Ada beberapa yang cukup bisa diandalkan, namun rupanya itu berlaku untuk kelas premium. Berikut beberapa masalah HP Xiaomi yang berhasil kami identifikasi :

  • Suhu

Masalah pertama adalah suhu cepat naik. Persoalan yang umum melekat pada Xiaomi entry level. Kemungkinan besar akibat mengejar harga yang terjangkau sehingga mengorbankan hal lain. Untuk para gamer, ini menjadi masalah yang cukup serius karena overheating bisa menyebabkan resiko penurunan performa, terbakar, bahkan bisa mati total.

  • Software

Persoalan HP Xiaomi selanjutnya adalah keterbatasan software. Pada prinsipnya Xiaomi merupakan perusahaan lokal, beberapa OS hanya bisa digunakan di lokasi tertentu alias tidak berlaku secara global. Ini sangat merepotkan konsumen bila membeli di negara yang berbeda. Mereka harus ke service center yang terbatas untuk. Apakah masalah sudah terpecahkan? Belum tentu. Menurut  pengalaman beberapa pemakai, setelah OS selesai diupgrade ataupun sekedar diganti dengan versi yang sama, RAM berkurang cukup signifikan. Ada juga yang lebih lambat daripada sebelum diupgrade. Kernel untuk tipe tertentu juga tidak segera diluncurkan sehingga menyulitkan Custom ROM.
Jika anda cukup jeli, maka OS MiUI ini sangat mirip dengan iOS. Belum lagi pembatasan aplikasi yang dilakukan Google di area tertentu, misalnya: mesin pencari google dan beberapa aplikasi milik Google. Selain itu, pembaruan yang lambat semakin melengkapi penderitaan anda.

  • Kualitas Hardware & Build Material

Dari segi bahan. Xiaomi cenderung menggunakan plastik jadi menampilkan kesan murahan. Selain itu panel layar tidak tidak terlalu bagus. Respon yang lambat dan lag banyak ditemui pada layar. Kualitas audio bisa dibilang biasa saja, kalau tidak mau dikatakan jelek. Suara yang dihasilkan kurang memuaskan karena ada sedikit noise yang cukup mengganggu. Xiaomi juga tidak mempunyai ciri khas yang bisa membedakannya dengan para pesaing. Misalnya, iPhone memiliki fitur Siri, Motorola dengan fasilitas anti debu, dan anti goncangan.

  • Purna Jual

Kendala HP Xiaomi yang terakhir adalah layanan purna jual yang banyak dikeluhkan pengguna. Sekedar informasi, di Indonesia, umumnya beredar garansi resmi dan garansi distributor. Produk bergaransi resmi emang lebih mahal namun menggunakan ROM global. Sayangnya, garansi resmi tidak menjamin anda akan mendapatkan layanan purna jual yang baik. Jika HP anda hanya memiliki garansi distributor, maka harus diperbaiki di Jakarta, toko hanya membantu pengirimannya. Tentunya sangat mengganggu jika pekerjaan kita banyak menggunakan produk Xiaomi. Sangat berbeda dengan Samsung dan LG, mereka berdua terkenal dengan kualitas layanan purna jual mumpuni dan service center yang tersebar tak hanya di kota tertentu saja.

Demikian masalah HP Xiaomi yang sering muncul.  Jika anda terlanjur memakai produk Xiaomi, jangan terburu putus asa dan menjual gadget Anda. Sudah banyak kok yang menemukan solusi masalah HP Xiaomi. Rajin – rajinlah bertandang ke forum–forum di internet, mungkin anda bisa menemukan solusinya. Jika berhasil mengatasi, jangan lupa berbagi di kolom komentar ya.

Cek artikel kami tentang tips seputar teknologi yang lainnya ya :

Related Posts

0 comments:

Post a Comment