Kelemahan HP OPPO

shares


Masalah HP OPPO 

Ceruk pasar handphone di Indonesia yang masih cukup besar menyebabkan produsen berlomba merebut perhatian konsumen dengan menggelontorkan aneka produk. Para pemain lama seperti Samsung, Nokia, LG, menghadapi tantangan berat dari pendatang baru. Jika tak mampu berinovasi dan mengikuti pasar, bisa terancam gulung tikar, seperti Siemens, Research In Motion (RIM) atau Ericsson. Banjirnya HP asal Tiongkok ini memperketat persaingan pasar. Keuntungan pun didapat konsumen. Mereka memiliki pilihan beragam dan harga cenderung lebih terjangkau. Namun , tidak semua produk Tiongkok mengutamakan kualitas. Contohnya, ada beberapa konsumen yang menemukan masalah pada HP OPPO jenis tertentu.
Memang, tidak semua HP OPPO mempunyai cacat. Namun, tak bisa dipungkiri, hal ini akan merusak reputasi OPPO yang sedang merintis pasar di dunia telekomunikasi global. Baiklah, berikut ini kami ungkap beberapa kelemahan dan kemungkinan timbulnya masalah pada HP OPPO anda.

Kelemahan OPPO F1

Diawali dari OPPO F1, gawai ini menggunakan Android versi Lollipop sebagai OS bawaan. Kenyataannya, jauh lebih baik jika anda mengupgrade ke versi Marshmallow. F1 tidak cukup ramah terhadap user android yang suka mengoprek handsetnya. Jika anda menggunakan custom ROM bukan standar OPPO, maka kecenderungan error sangat besar, misalnya hang, reboot otomatis dan lain-lain. Harga F1 yang cukup tinggi tidak dibarengi build material yang bagus, alih – alih metal, bodinya terbuat dari plastik sehingga terkesan HP low-end. Absennya sensor sidik jari yang biasa terdapat di smartphone premium adalah nilai minus F1 berikutnya. Sebagai tambahan, F1 ternyata tidak memiliki USB-C port dan pembaruan versi Android tergolong lambat.

Kelemahan OPPO F3 Rose Gold

Masalah pada HP OPPO yang satu ini cukup kompleks. Jika dipakai agak lama, HP ini mengalami gejala over heating, meskipun aplikasi yang berjalan tergolong medium. Ini bisa disebabkan hardware kurang memadai ataupun software yang kurang maksimal. Kemudian, masalah berikutnya di HP OPPO ini ada pada pengisian baterai. Di kala pesaing menggaungkan fitur fast charging, F3 malah relatif lama dalam pengisian. Untuk generasi sekarang yang cukup mobile, ini menjadi masalah yang cukup mengganggu.  

Kelemahan R9

Handset flagship OPPO ditawarkan dengan harga setengah dari para pesaingnya. Ini membuat R9 menjadi pilihan di kelas menengah, meskipun performanya di game kelas berat agak kurang. Navigasi software yang berat mengurangi kenyamanan berselancar.
Dari segi hardware, R9 memang tergolong bagus, namun lemah di sisi sistem operasi. Kamera R9 termasuk lumayan di kelasnya. Walaupun begitu, jika anda penggila selfie, lebih baik mencari alternatif lain daripada menyesal nantinya.. Selain itu, ROM mempunyai sensitivitas tinggi. Harapannya, bisa meniru iOS, tapi malah membuat OPPO kurang nyaman dipakai. Optimalisasi software juga kurang bagus. Tumpukan masalah itu membuat R9 tidak terlalu direkomendasikan. Nilai lebih, seperti diungkapkan di awal, terutama ada pada harganya.

Selain itu, masalah HP OPPO tidak hanya berkutat pada software dan kamera. Tingkat value for money pun tergolong rendah. Artinya, kita bisa menemukan HP dengan spesifikasi serupa bahkan sedikit lebih tinggi dengan harga yang relatif sama. Pilihan ada pada Xiaomi, Meizu maupun Vivo. Ini bisa dimaklumi karena biaya pemasaran mereka juga cukup menguras dana.
Demikian uraian kami mengenai masalah HP OPPO yang sering ditemui para pengguna. Semoga bermanfaat bagi anda dan menjadi pertimbangan jika ingin membeli HP OPPO dengan tipe di atas. 

Baca juga artikel kami yang lainnya tentang bagaimana menambah follower pada instagram atau cek juga mencari kebocoran pada meteran listrik di rumah anda.


Related Posts

0 comments:

Post a Comment